Ketahuilah kalian semua.. 10 hal dibawah ini adalah TIDAK benar adanya..
#1 Saya Bodoh dan Bebal
“Kalau aku pinter, aku udah melupakan kamu dan jadian sama Dian Sastro. Atau apes-apesnya sama Luna maya!”
Tentu saja tidak!!
Saya? Seorang saya, kamu bilang bodoh? Mahasiswa dengan IP tiga koma alhamdulillah kamu bilang bodoh? Bukan. Itu bukan IP tiga semester yang dijumlahkan!
Kamu salah besar!
Tidak pula bebal. Pantang menyerah lebih tepatnya.
#2 Saya Suka Mengejek
Sebenarnya saya lebih suka berkata “Kamu cantik hari ini..”, dan pujian terbuka lainnya. Ya, saya lebih suka memuji daripada mengejek. Tapi..apa yang bisa saya puji dari kalian??
Ketahui lah kawan, Kalau pun saya pernah mengejek, walau rasanya tidak, semua ejekan saya hanyalah candaan belaka. Jangan dimasukkan dalam hati. susah nanti ngambilnya.
#3 Saya mau jadi Pilot
“Kuliah dimana,mas?”
“ITB”
“Jurusan apa?”
“Teknik Penerbangan”
“Ohh..mau jadi pilot ya?”
Kepala mu jadi pilot…
#4 Saya sombong
Tidak, saya tidak sombong. Walaupun miskin tapi saya tidak sombong. Percaya deh!
#5 Saya trapped in the past
Ah, kamu berlebihan, Sin. Sedikit-demi sedikit saya sudah mulai move on koq. Yang dibelakang saya lirik dari kaca spion aja, takut nabrak euy kalau nengok terus ke belakang. Seperti Oogway berkata, Yesterday is history, tomorrow is a mystery, but today is a gift. That is way it is called the present.
#6 Saya tidak Puitis
Kata siapa? Saya ini lelaki yang sangat puitis, romantis, ekonomis dan sedikit berkumis. Jika Gibran menggunakan pena untuk mengukir puisinya, maka saya menggunakan Adobe Illustrator untuk melakukan hal yang sama. Setiap lekuk curve, transparancy mode, pilihan dan gradasi warna yang saya pilih mengandung makna yang dalam. Vector worth million of words! Namun hanya orang-orang dengan intelegensi diatas rata-rata yang bisa mengerti. Dan, tentu saja, hanya sesama seniman vektor yang tahu bahwa semua itu adalah gombal belaka.
#7 Saya garing
Tidak cha, saya tidak garing. Saya tidak sehebat Trio Crispy: Jamal, Eling, dan Mahe dalam menggaring.
#8 Saya cina
“Ada keturunan Cina ya, dek?”
“Emang gue Stepen… Bukan, Bu. Saya tidak punya lapak di Glodok. Ayah saya dari Tebing Tinggi, Sumatera Utara dan Mama saya asli Jawa. Bahkan kakek saya adalah pejuang yang ikut mempertahankan kemerdekaan negeri ini. Jadi saya tidak ada keturunan Cina, Jepang, atau pun Korea. Kalau Ibu pernah liat saya di dorama-dorama, itu hanya mirip.
Itu lah 8 hal yang salah tentang saya. Semoga kalian tidak memiliki penilaian yang salah lagi tentang saya.
“Lho koq cuma 8, katanya ada 10?”
“Kalau 80 sudah dapat A kenapa harus mengejar 100?!”
“Tapi nyatanya kenapa kamu dapat C?”
“Karena dari 8 yang saya isi, cuma 5 yang benar.”
Jangan senyum-senyum, apalagi ketawa! Saya lagi serius ini…




huahahaa… bagus.. bagus bgt..
salut euy..
wew kak we.
hiburan di pagi hari he he.
wkwkwkwkw..
)
azki..= = a
kamu teh nulis tentang apa ini teh? = =a
gag ngerti.. = =a